Yang penting
Setiap kiriman komersial yang masuk ke Indonesia membutuhkan importir: badan yang bertanggung jawab atas pemberitahuan pabean, bea masuk dan pajak impor. Untuk kiriman kurir, importir itu hampir selalu penerimanya, dan pemberitahuan pabeannya diajukan oleh penerima atau oleh PPJK yang ditunjuknya.
Penerima perlu identitas usaha yang terdaftar, dan untuk banyak jenis barang juga izin atau registrasi produk yang sesuai. Barang yang terkena ketentuan larangan dan pembatasan membutuhkan dokumen tambahan dari instansi teknis sebelum boleh keluar dari kawasan pabean.
Karena itu pertanyaan pertama kami untuk setiap kiriman ke Indonesia adalah siapa penerimanya, apakah ia siap bertindak sebagai importir untuk barang ini, dan siapa PPJK-nya. Jawaban itu lebih menentukan daripada apa pun tentang barangnya.
Yang kami periksa sebelum kurir berangkat ke Indonesia
- Badan hukum penerimaNama lengkap, alamat dan identitas usaha yang terdaftar.
- Izin untuk barang iniApakah barangnya terkena ketentuan larangan dan pembatasan, dan apakah izinnya sudah ada.
- PPJK dan dokumennyaSiapa yang mengajukan pemberitahuan pabean, dan apakah daftar dokumennya sudah dipegang.
- Bea dan pajakSiapa yang membayar dan atas dasar apa, disepakati tertulis.
- Kawasan khususApakah penerima ada di kawasan berikat atau kawasan bebas.
Apa yang dilakukan kurir di bandara
Kurir tiba, mengambil kiriman dari kabin, dan membawanya ke pemeriksaan pabean. Ia menyerahkan faktur, dokumen pendukung dan informasi penerima, dan menjawab pertanyaan petugas di tempat. Kalau diperlukan pemeriksaan fisik, kurir hadir.
Setelah kiriman diizinkan keluar, kurir membawanya ke penerima dan meminta tanda tangan. Kalau pemberitahuan pabean belum selesai, kiriman tetap di bawah pengawasan pabean sampai selesai, dan meja operasi memberi kabar.
Yang paling sering memperlambat: nilai yang tidak wajar, uraian yang terlalu umum, penerima perorangan untuk barang komersial, dan izin yang ternyata belum ada.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah penerima perorangan bisa menerima kiriman komersial?
Untuk barang komersial, penerima sebaiknya badan usaha yang siap menjadi importir. Kami membahasnya sebelum berangkat.
Siapa yang membayar bea masuk dan pajak?
Menurut kesepakatan tertulis sebelum berangkat, biasanya penerima.
Berapa lama?
Dengan penerima dan dokumen yang siap, sering dalam hitungan jam. Tanpa itu, bisa berhari-hari atau tidak selesai sama sekali.
Apakah kami memberi nasihat kepabeanan?
Tidak. Ini pengalaman dari sisi kurir. Untuk kiriman tertentu, penerima dan PPJK-nya yang menentukan.
Sebutkan apa yang harus terbang. Kami jawab dengan penerbangan dan harga.
Lima pertanyaan singkat. Petugas dispatch menjawab dengan penerbangan yang jelas, jam serah terima dan satu harga pasti, siang maupun malam.
- Satu kurir bernama dari penjemputan sampai tanda tangan
- Bea cukai diurus langsung oleh kurir saat tiba
- Perusahaan berlisensi, faktur resmi