Yang penting
Perdagangan komoditas pertanian bergantung pada sampel: kopi yang dicicipi pembeli, kakao yang diuji, minyak sawit yang dianalisis, benih dan bahan tanaman untuk penelitian. Sampel itu harus tiba cepat dan dalam kondisi baik.
Barang asal tumbuhan dan hewan membawa persyaratan karantina, baik saat keluar dari Indonesia maupun saat masuk ke negara tujuan. Tanpa sertifikat yang tepat, sampel bisa ditahan atau dimusnahkan di bandara.
Kurir onboard membawa sampel dengan dokumen karantina yang sudah disiapkan, dan menyerahkannya langsung ke laboratorium penerima.
Sebutkan apa yang harus terbang. Kami jawab dengan penerbangan dan harga.
Lima pertanyaan singkat. Petugas dispatch menjawab dengan penerbangan yang jelas, jam serah terima dan satu harga pasti, siang maupun malam.
- Satu kurir bernama dari penjemputan sampai tanda tangan
- Bea cukai diurus langsung oleh kurir saat tiba
- Perusahaan berlisensi, faktur resmi
Yang harus siap
- Sertifikat karantinaUntuk barang asal tumbuhan atau hewan, sesuai tujuan.
- Izin negara tujuanBeberapa negara meminta izin impor untuk sampel pertanian.
- KemasanTertutup, berlabel, dan sesuai aturan kabin.
- Laboratorium penerimaNama petugas dan jam buka.
Batas untuk sampel pangan dan pertanian
Bahan hidup tertentu, tanah dan bahan yang dilarang di negara tujuan tidak kami bawa. Itu kami katakan sebelum penawaran.
Sampel laboratorium kimia yang tergolong barang berbahaya tidak dibawa di kabin.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah sampel kopi bisa dibawa ke Eropa?
Biasanya bisa dengan dokumen yang tepat. Kami memeriksa persyaratan negara tujuan.
Apakah benih bisa dibawa?
Tergantung jenis dan negara tujuan. Sering perlu izin khusus.
Apakah sampel beku bisa dibawa?
Bisa, dengan es kering dalam batas maskapai.
Siapa yang mengurus sertifikat karantina?
Pengirim, biasanya lewat instansi karantina. Kami memeriksa bahwa sertifikatnya ada.
Foto sampul: Kistara, CC0, Wikimedia Commons. Semua kredit foto.