Yang penting
Harmonized System adalah sistem klasifikasi barang internasional. Enam angka pertamanya sama di hampir semua negara, dan setiap negara menambah angka di belakangnya untuk kebutuhannya sendiri. Indonesia memakai struktur yang diselaraskan dengan negara ASEAN.
Dari kode itulah petugas menentukan tarif bea masuk, pajak impor, dan apakah barangnya terkena ketentuan larangan dan pembatasan yang memerlukan izin dari instansi teknis.
Untuk kiriman kurir, tidak ada waktu untuk memperdebatkan klasifikasi setelah barang tiba. Karena itu kodenya disepakati sebelum berangkat, idealnya bersama PPJK penerima.
Cara menemukan kode yang tepat
- Mulai dari fungsi barangUntuk apa barang itu dipakai, bukan namanya.
- Lihat bahan dan bentukBanyak pos dibedakan menurut bahan.
- Tanya PPJK penerimaMereka tahu praktik klasifikasi di negara tujuan.
- Pakai keputusan sebelumnyaKalau barang yang sama pernah diimpor, pakai kode yang sama.
Sebutkan apa yang harus terbang. Kami jawab dengan penerbangan dan harga.
Lima pertanyaan singkat. Petugas dispatch menjawab dengan penerbangan yang jelas, jam serah terima dan satu harga pasti, siang maupun malam.
- Satu kurir bernama dari penjemputan sampai tanda tangan
- Bea cukai diurus langsung oleh kurir saat tiba
- Perusahaan berlisensi, faktur resmi
Kalau klasifikasi diperdebatkan
Petugas berwenang menetapkan klasifikasi yang berbeda dari yang diajukan. Uraian yang jelas dan dokumen teknis seperti brosur atau lembar data membantu mempertahankan kode yang Anda ajukan.
Klasifikasi yang salah bisa berarti bea yang lebih tinggi, denda, atau izin yang ternyata diperlukan. Itu alasan lain untuk menyepakatinya lebih dulu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah kode HS sama di semua negara?
Enam angka pertama ya, sisanya berbeda.
Siapa yang bertanggung jawab atas kode?
Importir, yang diwakili PPJK-nya.
Apakah kami menentukan kode?
Tidak. Kami memastikan kodenya sudah disepakati sebelum kurir berangkat.
Di mana mencari kode Indonesia?
Di buku tarif kepabeanan Indonesia yang diterbitkan pemerintah, atau lewat PPJK.
Panduan lain
Foto sampul: Gunawan Kartapranata, CC BY-SA 3.0, Wikimedia Commons. Semua kredit foto.